Text
PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH, TRANSPARANSI DAN KEBIJAKAN PROFIT AND LOSS SHARING TERHADAP PREFERENSI PEMBIAYAAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) NASABAH PADA BANK UMUM SYARIAH DI KOTA PADANG DENGAN RELIGIUSITAS SEBAGAI MODERATOR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh literasi keuangan syariah, transparansi, dan kebijakan Profit And Loss sharing terhadap preferensi pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada Bank Umum Syariah di Kota Padang dengan religiusitas sebagai variabel moderasi. Penelitian ini penting dilakukan mengingat pembiayaan KUR Syariah merupakan salah satu instrumen strategis dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis prinsip syariah. Penelitian ini merupakan riset yang bersifat kausal karena bertujuan untuk menguji hubungan sebab akibat antara variabel-variabel yang diteliti. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode analisis Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Jumlah sampel yang dianalisis dalam penelitian ini sebanyak 352 responden yang merupakan nasabah pembiayaan KUR pada Bank Umum Syariah di Kota Padang. Berdasarkan hasil analisis data, temuan penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah dan transparansi berpengaruh signifikan terhadap preferensi pembiayaan KUR pada Bank Umum Syariah di Kota Padang. Sementara itu, kebijakan Profit And Loss sharing tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap preferensi pembiayaan KUR. Hasil pengujian variabel moderasi menunjukkan bahwa religiusitas tidak mampu memoderasi pengaruh literasi keuangan syariah dan transparansi terhadap preferensi pembiayaan KUR, namun religiusitas terbukti mampu memoderasi pengaruh kebijakan Profit And Loss sharing terhadap preferensi pembiayaan KUR. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan syariah dan transparansi perbankan merupakan faktor penting dalam mendorong preferensi pembiayaan KUR Syariah. Selain itu, integrasi nilai-nilai religius dalam implementasi kebijakan Profit And Loss sharing perlu diperkuat agar skema pembiayaan berbasis bagi hasil dapat lebih diterima oleh nasabah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perbankan syariah dan pemangku kepentingan terkait dalam merumuskan strategi pengembangan pembiayaan KUR Syariah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
No other version available