ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A BAGANSIAPIAPI
Bookmark Share

Text

KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A BAGANSIAPIAPI

MUH NUR LAELA - Personal Name; Monalisa, - Personal Name;

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu hak dasar warga binaan yang wajib dipenuhi oleh lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan kesehatan di Lapas Kelas II A Bagansiapiapi berdasarkan lima dimensi SERVQUAL, serta mengidentifikasi faktor pendukung, faktor penghambat, dan implikasi kebijakan terhadap pemenuhan hak kesehatan warga binaan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dengan tujuh informan kunci dan pendukung (Kepala Lapas, tenaga kesehatan, Puskesmas, PKBI, petugas lapas, dan warga binaan), observasi lapangan, serta analisis dokumen sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di lapas telah berjalan sesuai standar dasar namun belum optimal. Dimensi reliabilitas dan daya tanggap masih terkendala oleh keterbatasan tenaga medis, antrean panjang, dan kehadiran dokter yang tidak setiap hari. Dimensi assurance dan empathy dinilai cukup baik, ditunjukkan oleh sikap petugas yang humanis dan pemberian pelayanan sesuai SOP. Sementara itu, dimensi tangibles masih lemah akibat terbatasnya fasilitas fisik, alat kesehatan, dan obat-obatan. Faktor pendukung pelayanan meliputi komitmen petugas, dukungan pimpinan, serta kerja sama dengan Puskesmas dan PKBI. Adapun faktor penghambat terdiri dari keterbatasan sarana, overkapasitas lapas, kurangnya tenaga medis, dan ketersediaan obat yang tidak stabil. Implikasi dari hambatan ini adalah tingginya beban rujukan, waktu tunggu panjang, serta pemeriksaan kesehatan yang kurang mendalam. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sarana prasarana kesehatan, penambahan tenaga medis, perluasan kerja sama dengan instansi kesehatan, serta penguatan edukasi kesehatan kepada warga binaan.


Availability
#
Ilmu Pemerintahan (Pascasarjana) Pemerintahan 305.2 Muh K
ETD4704II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Pemerintahan 305.2 Muh K
Language
Indonesia
NPM
237321047
Publisher
Ilmu Pemerintahan : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
Pelayanan Kesehatan
Kualitas Layanan
, Lapas
Warga Binaan,
Other Information
Petugas
BUDI SANTOSO
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?