Text
STUDI LABORATORIUM PEMISAHAN EMULSI AIR DALAM MINYAK (W/O) MENGGUNAKAN BAHAN ORGANIK MINYAK ZAITUN (OLIVE OIL) DAN JERUK NIPIS SEBAGAI DEMULSIFIER
Minyak bumi sampai saat ini masih menjadi sumber energi utama di Indonesia untuk kebutuhan transportasi, listrik dan banyak hal lain. Secara umum produksi minyak bumi mengandung emulsi, karena emulsi merupakan masalah yang sering terjadi pada kegiatan produksi minyak dan gas. Pada penelitian ini merupakan penelitian terbaru dengan menggunakan bahan lokal yang digunakan dalam pemisahan emulsi dengan menggunakan minyak zaitun dengan jeruk nipis dan demulsifier komersil. Parameter pengujian yang diperiksa pada pembuatan demulsifier ini dengan menggunakan metode saponifikasi yaitu dengan cara memanaskan minyak zaitun dan menambahkan KOH yang dilarutkan dengan aquadest serta ditambahkan dengan gliserin secukupnya. Pengujian ini dilakukan 120 menit dan dilakukan pengamatan setiap 30 menit dengan menggunakan waterbath. Demulsifier lokal yang dibuat menggunakan minyak zaitun ini diharapkan dapat mengatasi emulsi secara baik serta ramah lingkungan dibandingkan dengan demulsifier komersil. bottle test pada pengujian demulsifier lokal ini juga dilakukan terhadap demulsifier komersil serta menguji kualitas air hasil demulsifikasi dengan TDS (Total Dissolved Solid), PH, serta BS&W. Dari hasil pengujian beberapa kondisi temperatur, konsentrasi dan waktu yang berbeda didapatkan hasil pengujian terbaik oleh demulsifier dalam pemisahan air yaitu pada temperatur 80?. Pada sampel demulsifer lokal (DL) dan demulsifier lokal yang ditambahkan jeruk nipis (DLJ) memisahkan air sebanyak 56 ml dan 59 ml, Sedangkan dmulsifier komersil (DK) memisahkan air sebanyak 58 ml. maka dapat ditarik kesimpulan bahwa demulsifier lokal dari minyak zaitun dapat memisahkan air secara efektif dibandingankan dengan demusifier komersil
No other version available