Text
ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN KURIKULUM 2013 KE KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN DI SDN 009 PANGKALAN KERINCI
Studi ini meneliti pengaruh transisi dari kurikulum 2013 ke kurikulum yang lebih mandiri terhadap kegiatan belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan inkuiri naturalistik. Penelitian ini dilakukan di SDN 009 Kuala Selamat, yang terletak di Jl. Tengku Said Jaafar, Kerinci Barat, Pelalawan, Riau, dari Juni 2024 hingga Agustus 2025. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, baik data primer maupun data sekunder dari buku, jurnal, dan sumber lainnya. Guru dan siswa kelas I–IV menjadi sumber data penelitian. Pedoman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2022, buku, jurnal, dan modul pembelajaran menjadi sumber data sekunder penelitian ini. Pendekatan pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Menurut penelitian, transisi dari kurikulum 2013 ke kurikulum pembelajaran mandiri telah memberikan dampak besar bagi orang tua, instruktur, dan siswa. Perubahan kurikulum ini memiliki dampak positif dan negatif terhadap pendidikan. Manfaatnya adalah pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan perkembangan terkini, dengan bantuan kepala sekolah, pendidik, dan tenaga kependidikan lainnya. Sementara itu, dampak negatifnya meliputi penurunan kualitas pendidikan dan perubahan kurikulum yang cepat, yang dapat menimbulkan masalah baru, seperti ketidakmampuan anak untuk beradaptasi dengan kurikulum yang ada. Untuk menjamin tercapainya tujuan pendidikan, sekolah dan pemerintah harus memastikan modifikasi kurikulum didukung oleh pendanaan yang memadai dan melakukan penilaian berkelanjutan.
No other version available