Text
Kajian Jalan Akibat Beban Berlebih An (overload) Dengan Menggunakan Metode Aashto Dan Metode Trl (studi Kasus Jl. Rengat-kuala Cinaku)
KAJIAN JALAN AKIBAT BEBAN BERLEBIH AN (OVERLOAD) DENGAN MENGGUNAKAN METODE AASHTO DAN METODE TRL (STUDI KASUS JL. RENGAT-KUALA CINAKU) YEPI RIANTO 133110406 ABSTRAK Pertumbuhan lalu lintas di Indonesia semakin meningkat terutama dijalan rengat-kuala cinaku, truk pengangkut barang,trukt minyak CPO, pengangkut batu bara dan pengangkut cangkang kelapa sawit menimbulkan permasalahan terjadinya kelebihan beban muatan yang ditentukan (over load ) dari muatan sumbu yang terberat didapat dari melihat beratnya muatan yang tiadak sesuai, maka perlu mengadakan kajian kerusakan jalan akibat beban berlebih an (overload) dengan menggunakan metode AASHTO dan metode TRL Tinjauan kerusakan jalan akibat beban berlebih (overload) pada ruas jalan Rengat-Kuala Cinaku dengan metode AASHTO dan TRL. Untuk menganalisa permasalahan dalam menyelesaikan tugas akhir ini, digunakan beberapa data, adapun data yang digunakan yaitu berupa data primer, diantaranya,data surve kendaraan lalulintas selama 24 (duapuluh empat) jam selama 4 (empat) hari. Dan data sekunder diantaranya data konfigurasi sumbu kendaraan atau yang didapat pada kir kendaraan tersebut. Dari analisa dapat disimpulkan jalan akan lebih cepat rusak apabila truck factor (TF) lebih dari (>1), untuk metode AASHTO didapat angka sebesar 2,668231021 sedangkan untuk metode TRL sebesar 3,144667913 sehingga bisa dikatakan bahwa kondisi pada ruas jalan Rengat -Kuala Cinaku mengalami kerusakan diakibatkan salah satunya beban berlebih (over load). Dan perhitungan tebal perkerasan maka tebal perkerasan tersebut tidak memenuhi standar jika dengan pertumbuhan lalulintas selama umur rencana 10 tahun dari 2015 – 2025 maka perkerasan tidak memenuhi.Untuk mengantisipasi kerusakan yang diakibatkan oleh kendaraan yang bermuatan berlebih (over load), maka diharapkan kepada pihak pemerintah dapat mengoptimalkan kinerja tim terpadu yang bertugas mengawasi dan menertibkan kendaraan yang melebihi standar ekivalen, dan juga mengganti jenis perkerasan rigid (rigid pavement) yang memiliki ke kuatan lebih besar menahan beban yang terjadi dibandingkan dengan menggunakan perkerasan lentur. Kata Kunci :Esal, Truk Faktor,metode AASHTO, metode TRL, Overload
No other version available