Text
Pengaruh Penundaan Waktu Pencampuran Difa Soil Stabilizer Terhadap Sifat Gambut Terstabilisasi Kapur
Tanah gambut memiliki karakteristik teknis yang buruk, seperti kadar air tinggi dan daya dukung rendah, sehingga memerlukan stabilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penundaan waktu pencampuran DIFA Soil Stabilizer (DSS) dengan variasi kadar 1%, 1,5%, dan 2% terhadap nilai kuat tekan bebas (UCS) dan modulus elastisitas (E50) pada tanah gambut yang telah distabilisasi dengan kapur 10%. Pengujian dilakukan menggunakan metode Unconfined Compression Test (UCT) dengan masa penundaan pemeraman selama 0, 3, 7, dan 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kekuatan tertinggi terjadi pada pencampuran tanpa penundaan (0 hari). Nilai UCS tertinggi dicapai oleh variasi DSS 2% pada 0 hari sebesar 253,21 kN/m², yang telah memenuhi standar minimal Bina Marga. Sebaliknya, penundaan pencampuran menyebabkan fluktuasi dan penurunan nilai UCS serta E50 yang signifikan. Pada penundaan 14 hari, seluruh variasi mengalami penurunan kekuatan drastis, dengan nilai terendah pada DSS 2% sebesar 69,71 kN/m². Kesimpulannya, waktu pencampuran merupakan faktor krusial dalam stabilisasi tanah gambut. Pencampuran segera (0 hari) memberikan hasil paling optimal karena reaksi pozzolanik dan hidrasi antara kapur, DSS, dan partikel tanah bekerja secara maksimal. Penundaan pencampuran yang terlalu lama justru melemahkan ikatan antar partikel, sehingga menurunkan daya dukung dan kekakuan tanah secara signifikan.
No other version available