Text
Kesejahteraan Psikologis Tenaga Kesehatan Di Daerah Terpencil (Kabupaten Kampar Kiri Hulu)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami kesejahteraan psikologis tenaga kesehatan yang bekerja di daerah terpencil, khususnya di Kecamatan Kampar Kiri Hulu. Tenaga kesehatan di wilayah ini menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan fasilitas, akses transportasi yang sulit, beban kerja yang tinggi, serta minimnya dukungan sumber daya. Kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi kesejahteraan psikologis dan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah tiga orang tenaga kesehatan yang bertugas di Desa Batu Sanggan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tenaga kesehatan menghadapi berbagai keterbatasan, mereka mampu mempertahankan kesejahteraan psikologis yang baik. Hal ini didukung oleh beberapa faktor, seperti adanya hubungan sosial yang positif dengan masyarakat dan rekan kerja, dukungan keluarga, sikap ikhlas dalam menjalankan tugas, serta kemampuan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan. Selain itu, rasa makna dalam pekerjaan dan komitmen untuk membantu masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas mental mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesejahteraan psikologis tenaga kesehatan di daerah terpencil tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi eksternal seperti fasilitas dan akses, tetapi juga oleh faktor internal seperti motivasi, makna hidup, serta dukungan sosial. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dari pihak terkait untuk meningkatkan fasilitas, dukungan psikologis, serta kebijakan yang berpihak pada tenaga kesehatan di daerah terpencil.
No other version available