Text
Tindak Tutur Ekspresif Pada Akun Youtube Gita Wirjawan Mungkinkah Meritokrasi Di Tengah Mediokrasi Bersama Rocky Gerung Dan Tom Lembong
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami penggunaan bahasa dalam komunikasi politik di media digital, khususnya tindak tutur ekspresif yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menunjukkan sikap dan perasaan penutur. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana fungsi tindak tutur ekspresif digunakan dalam diskusi politik di YouTube serta bagaimana perannya dalam membangun makna dan memengaruhi audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis fungsi tindak tutur ekspresif dalam video YouTube Gita Wirjawan berjudul “Mungkinkah Meritokrasi di Tengah Mediokrasi”. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian yang membahas diskusi politik digital yang bersifat terbuka dan interaktif, serta tidak hanya mengidentifikasi jenis tuturan, tetapi juga mengkaji fungsi dan konteks penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data berupa tuturan lisan yang diperoleh melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi, klasifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 87 tuturan ekspresif yang terdiri dari empat fungsi utama, yaitu mengkritik (35 data), memuji (28 data), menyindir (20 data), dan mengucapkan terima kasih (4 data). Fungsi mengkritik menjadi yang paling dominan karena diskusi yang berlangsung bersifat argumentatif, sedangkan fungsi memuji berperan sebagai penyeimbang agar komunikasi tetap berjalan dengan baik. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif tidak hanya berfungsi sebagai ungkapan perasaan, tetapi juga sebagai strategi dalam menyampaikan pendapat, membangun argumen, serta memengaruhi cara pandang audiens dalam diskusi politik digital.
No other version available