Text
ANALISIS PENGARUH VARIASI FILLER SERBUK KAYU TERHADAP PERFORMA CAMPURAN ASPAL AC-WC
Pemanfaatan limbah abu serbuk kayu sebagai filler alternatif pada campuran Asphalt Concrete– Wearing Course (AC-WC) masih memerlukan kajian lebih lanjut, khususnya terkait kadar optimum yang mampu menghasilkan performa Marshall terbaik. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh variasi kadar filler abu serbuk kayu terhadap parameter Marshall serta menentukan kadar filler optimum yang memenuhi Spesifikasi Bina Marga 2018 Revisi 2. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan pengujian Marshall. Tahapan penelitian diawali dengan penentuan Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 5,3%, kemudian dilakukan pengujian variasi filler abu serbuk kayu sebesar 0%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Parameter yang dianalisis meliputi VMA, VIM, VFA, stabilitas, flow, dan Marshall Quotient (MQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variasi filler masih memenuhi spesifikasi Marshall. Nilai terbaik diperoleh pada variasi filler 10%, dengan nilai stabilitas 1740,27 kg, flow 3,68 mm, VIM 4,416%, VMA 16,327%, VFA 72,950%, dan MQ 472,472 kg/mm. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penambahan abu serbuk kayu berpengaruh positif terhadap peningkatan stabilitas dan kekakuan campuran aspal AC-WC. Berdasarkan hasil penelitian, abu serbuk kayu berpotensi digunakan sebagai filler alternatif yang efektif dan berkelanjutan pada campuran AC-WC, terutama pada kadar 10% karena memberikan performa Marshall paling optimum.
No other version available