Text
Analisa Produktifitas Alat Berat Dalam Pengerjaan Penghamparan Agregat Pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Rengat Seksi Lingkar Pekanbaru.
Pembangunan infrastruktur jalan merupakan bagian integral dari strategi nasional Indonesia dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini dilakukan di proyek Jalan Tol Pekanbaru-Rengat Seksi Lingkar Pekanbaru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung waktu siklus alat berat pada pekerjaan penghamparan material agregat. Menghitung besar produktivitas alat berat pada pengerjaan penghamparan material agregat. Membandingkan jumlah alat berat hasil perhitungan dengan jumlah alat berat yang dipakai di lapangan. Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab yang mempengaruhi produktivitas alat berat pada pekerjaan penghamparan material agregat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitis,Data yang dikumpulkan berupa waktu siklus kerja, volume material, dan jumlah produksi. Metode utama yang digunakan adalah time study (studi waktu), yaitu teknik pencatatan waktu siklus operasi setiap alat guna menganalisis produktivitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa waktu siklus pada pekerjaan penghamparan material Base A, diperoleh total waktu siklus masing-masing alat berat yaitu excavator sebesar 19,42 detik, dump truck 16,03 menit, base paver 10,66 menit, vibrator roller 136,86 detik, dan pneumatic tire roller 110,86 detik. Produktivitas excavator per jam sebesar 158,258 m³/jam dan per hari 949,548 m³/hari. Produktivitas dump truck per jam sebesar 39,14 m³/jam dan per hari 234,84 m³/hari. Produktivitas base paver per jam sebesar 140,150 m³/jam dan per hari 840,9 m³/hari. Produktivitas vibrator roller per jam sebesar 156,978 m³/jam dan per hari 941,868 m³/hari, sedangkan pneumatic tire roller memiliki produktivitas per jam sebesar 154,06 m³/jam dan per hari 924,36 m³/hari. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan peralatan, diperoleh bahwa pekerjaan lapis base A memerlukan 1 unit excavator, 5 unit dump truck, 2 unit base paver, 2 unit vibrator roller, dan 2 unit pneumatic tire roller (PTR). Jika dibandingkan dengan kondisi aktual di lapangan, hanya kebutuhan excavator yang telah terpenuhi sesuai hasil analisa. Hasil analisa produktivitas menunjukkan bahwa volume pekerjaan secara teoritis dapat diselesaikan dalam waktu 2 hari kerja. Faktor-faktor penyebab yang mempengaruhi produktivitas alat berat dalam pekerjaan penghamparan material agregat base A adalah kondisi alat berat, cuaca dan iklim, kemampuan oprator, dan akses menuju lokasi
No other version available