Text
PENYELESAIAN PERSELISIHAN LINGKUNGAN AKIBAT AIR HUJAN DARI ATAP RUMAH KE LAHAN TETANGGA DI PERUMAHAN BERINGIN INDAH KELURAHAN SIDOMULYO TIMUR KOTA PEKANBARU
Penelitian ini membahas penyelesaian perselisihan lingkungan akibat limpasan air hujan dari atap rumah ke lahan tetangga di Perumahan Beringin Indah, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kota Pekanbaru. Permasalahan ini sering menimbulkan konflik antarwarga yang berdampak pada kerugian material maupun terganggunya keharmonisan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kelurahan dalam memediasi sengketa lingkungan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat penyelesaiannya. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, ditemukan bahwa kelurahan berperan sebagai fasilitator sekaligus mediator dalam proses mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi mampu menyelesaikan konflik secara lebih cepat, murah, dan menjaga hubungan sosial antarwarga. Faktor keberhasilan mediasi dipengaruhi oleh itikad baik para pihak, netralitas mediator, serta dukungan tokoh masyarakat. Namun, hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, anggaran, sarana prasarana, rendahnya kesadaran hukum warga, aspek sosial- kultural, serta regulasi teknis yang belum jelas. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran pemerintah lokal dalam mendorong penyelesaian sengketa non-litigasi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
No other version available