Text
KAJIAN IZIN LOKASI DAN KESESUAIAN KEGIATAN PEMANFAATAN RUANG BAGI PERIZINAN BERUSAHA DI KOTA PEKANBARU
Kesesuaian antara rencana tata ruang dan kegiatan pemanfaatan ruang memiliki peranan penting dalam mendukung kemudahan berusaha melalui sistem perizinan berbasis risiko (OSS). Di Indonesia, proses perizinan sering dipandang sebagai mekanisme yang panjang, berlapis, dan memerlukan waktu signifikan untuk diselesaikan. Permasalahan utama di Kota Pekanbaru adalah belum tersusunnya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) secara menyeluruh, sehingga menimbulkan ketidakpastian zonasi dan berimplikasi pada proses perizinan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan izin lokasi dengan kesesuaian pemanfaatan ruang oleh pelaku UMKM, khususnya pada sektor makanan dan minuman di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum ditetapkannya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya, serta belum tersusunnya RDTR secara menyeluruh di Kota Pekanbaru menyebabkan ketidakjelasan zonasi yang berdampak pada proses perizinan. Rendahnya pengetahuan pelaku usaha terhadap tata ruang dan minimnya sosialisasi dari pemerintah menjadi faktor penghambat utama. Sistem OSS juga belum terintegrasi dengan data spasial yang memadai. Penelitian ini merekomendasikan percepatan penyusunan dan penetapan RDTR, peningkatan literasi tata ruang bagi pelaku usaha, serta integrasi data spasial dalam sistem OSS untuk menciptakan ekosistem usaha yang tertib ruang dan mendukung pengembangan ekonomi lokal.
No other version available