Art Original
Pemberdayaan Komunitas Peduli Perempuan Dan Anak Oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kota Dumai
Fenomena KDRT di Kota Dumai seringkali tidak terungkap ke permukaan. Hal ini tentunya disebabkan karena banyak faktor seperti anggapan bahwa kekerasan yang dialami perempuan itu sendiri. Faktor lainnya adalah anggapan kekerasan yang terjadi adalah aib yang justru ditutupi dari dunia luar. Selain itu, adanya ketakutan dari korban kekerasan untuk melaporkan kekerasan yang dialami dikrenakan ancaman yang diterimanya menyebabkan KDRT banyak yang tidak terungkap ke permukaan. Tujuan Penelitian mengetahui dan menganalisis Pemberdayaan Komunitas Peduli Perempuan dan Anak oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Dumai. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah Pemberdayaan menurut Totok Mardikanto dengan indikator Pengembangan SDM, Pengembangan Kelembagaan Kelompok dan Pengumpulan Modal Swadaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang dengan Kepala Dinas PPPA Kota Dumai sebagai key informan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara serta analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian diketahui Pemberdayaan Komunitas Peduli Perempuan dan Anak oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Dumai diketahui bahwa Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Dumai telah melaksanakan sejumlah program yang bertujuan memberdayakan komunitas peduli perempuan dan anak. Program-program tersebut meliputi DP3A mengadakan pelatihan keterampilan yang ditujukan bagi anggota komunitas, khususnya kaum perempuan, agar memiliki keterampilan kerja dan mandiri secara ekonomi. DP3A Kota Dumai secara aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang hak perempuan dan anak serta bahaya kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi. KPPA bekerja sama dengan DP3A dan lembaga hukum memberikan layanan pendampingan kepada perempuan dan anak korban kekerasan. Pengembangan usaha mikro dan kecil berbasis kelompok dilakukan untuk memperkuat ketahanan ekonomi anggota komunitas. DP3A memfasilitasi pembentukan kelompok usaha dan membantu akses permodalan dari pemerintah maupun dunia usaha.
No other version available