Text
Pengaruh Penambahan Campuran Spent Bleaching Earth (SBE) Dan Perlite Terhadap Tanah Gambut Ditinjau Dari Nilai Kuat Tekan Bebas
Tanah gambut memiliki sifat fisik dan mekanis yang kurang mendukung untuk konstruksi karena kadar air dan kandungan organik yang tinggi, kuat tekan rendah, serta daya dukung kecil. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan tanah melalui metode stabilisasi. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah pemanfaatan bahan tambah berupa limbah industri dan material ringan, seperti Spent Bleaching Earth (SBE) dan perlite, yang diharapkan mampu meningkatkan sifat mekanik tanah gambut sekaligus mendukung konsep pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik sifat fisik tanah gambut serta menganalisis pengaruh penambahan SBE dan perlite terhadap nilai kuat tekan bebas (Unconfined Compressive Strength/UCS). Selain itu, penelitian ini juga bertujuan menentukan campuran maksimum serta mengkaji pengaruh waktu pemeraman terhadap peningkatan kekuatan tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah pengujian laboratorium yang meliputi pengujian sifat fisik tanah, pemadatan Proctor Standar, dan pengujian UCS pada tanah gambut yang distabilisasi dengan variasi campuran SBE dan perlite pada waktu pemeraman 0 dan 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai UCS tanah gambut asli sebesar 125,35 kN/m². Penambahan SBE tanpa pemeraman menyebabkan penurunan nilai UCS menjadi 71,34 kN/m², 56,70 kN/m², dan 43,19 kN/m². Sementara itu, campuran tanah gambut, SBE, dan perlite dengan pemeraman 7 hari menghasilkan nilai UCS yang lebih tinggi, yaitu 111,23 kN/m², 93,05 kN/m², dan 71,98 kN/m². Tanpa pemeraman, nilai UCS kembali menurun. Penurunan UCS menunjukkan bahan stabilisasi belum optimal akibat waktu pemeraman yang terbatas sehingga reaksi kimia belum maksimal.
No other version available