Text
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO K3 MENGGUNAKAN METODE RELATIVE IMPORTANCE INDEX ( RII ) DALAM PROYEK PEMBANGUNAN LABORATORIUM KESEHATAN DAERAH KABUPATEN ROKAN HILIR
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting yang harus diperhatikan dalam setiap proyek konstruksi karena tingginya potensi kecelakaan kerja yang dapat menghambat keberhasilan proyek. Pada proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Rokan Hilir, terdapat berbagai risiko yang mempengaruhi keselamatan pekerja akibat kurangnya kesadaran penggunaan APD serta lemahnya pengawasan K3 di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko yang terjadi pada proyek tersebut, menentukan risiko dominan yang paling berpengaruh terhadap keselamatan pekerja, serta merumuskan strategi pengendalian risiko agar pelaksanaan proyek dapat berlangsung lebih aman dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Relative Importance Index (RII). Data diperoleh melalui studi literatur serta penyebaran kuesioner kepada pihak yang terlibat langsung dalam proyek, meliputi site manager, ahli K3, kepala tukang, dan pekerja. Analisis dilakukan dengan menilai tingkat probabilitas dan dampak dari setiap variabel risiko, yang kemudian dihitung nilai RII-nya untuk menentukan prioritas risiko. Validitas dan reliabilitas instrumen diuji terlebih dahulu guna memastikan keakuratan data yang digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 kelompok pekerjaan dengan 31 variabel risiko K3, di mana 15 indikator di antaranya termasuk risiko dominan. Risiko paling signifikan yang teridentifikasi adalah pekerja terjatuh dari ketinggian saat pemasangan bekisting (X10), pembongkaran bekisting (X13), serta mata terkena cipratan cairan cat (X28). Risiko dengan nilai tertinggi adalah pekerja terpeleset dan jatuh saat memindahkan adonan beton ke lantai 2 (X18) yang termasuk kategori high risk. Sebagai langkah pengendalian, direkomendasikan penggunaan APD secara lengkap, penerapan prosedur kerja aman (SOP), pemanfaatan scaffolding standar dan alat bantu kerja lainnya, serta pengawasan ketat oleh petugas K3 untuk meminimalisir kecelakaan kerja.
No other version available