Text
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MENCEGAH KASUS BULLYING DI SMPI IT TAHFIDZ AL FATIH KECAMATAN MARPOYAN DAMAI KOTA PEKANBARU
Penelitian ini mengkaji fenomena bullying yang menjadi ancaman serius bagi iklim pendidikan karena berdampak buruk pada kondisi psikologis, fisik, dan motivasi belajar siswa. Sebagai lembaga berbasis Islam, SMP IT Tahfidz Al Fatih di Pekanbaru menekankan peran strategis Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mencegah perilaku tersebut melalui penanaman akhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Guru PAI dalam mencegah kasus bullying di sekolah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci guru PAI serta informan tambahan kepala sekola, serta melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru PAI menjalankan empat peran utama dalam pencegahan bullying: (1) sebagai pendidik yang memberikan keteladanan akhlak (uswatun hasanah), (2) sebagai motivator yang menumbuhkan empati dan jiwa sosial, (3) sebagai supervisor yang melakukan pengawasan dan bimbingan langsung, serta (4) sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar yang aman dan religius. Strategi pencegahan dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam, seperti ajaran dalam Q.S. Al-Hujurat ayat 11, serta melalui pendekatan personal untuk menggali akar masalah dan memberikan nasihat yang membangun karakter siswa secara utuh.
No other version available