Text
STRATEGI PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN EKONOMI LOKAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Pemerintah Kabupaten Kampar dalam perencanaan pembangunan ekonomi lokal serta mengidentifikasi faktorfaktor penghambat yang memengaruhi pelaksanaannya. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana pemerintah daerah merumuskan dan mengimplementasikan strategi pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Kabupaten Kampar, Pegawai Dinas, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Komisi III DPRD Kabupaten Kampar, serta pelaku UMKM di Kecamatan Kampar dan Kecamatan Perhentian Raja. Analisis data dilakukan melalui tahapan Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan ekonomi lokal dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu: (1) pengamatan lingkungan dengan melakukan identifikasi peluang, ancaman, kekuatan, dan kelemahan daerah; (2) perumusan strategi yang difokuskan pada penetapan tujuan strategis dan prioritas sektor unggulan; (3) implementasi strategi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta keterlibatan masyarakat dan pelaku UMKM; dan (4) evaluasi serta pengendalian dengan melakukan monitoring dan tindak lanjut terhadap hasil evaluasi kebijakan. Adapun faktor penghambat dalam pelaksanaan strategi ini meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten di bidang perencanaan ekonomi, keterbatasan anggaran, koordinasi lintas sektor yang belum optimal, rendahnya partisipasi masyarakat, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital. Dengan demikian, diperlukan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, memperluas kemitraan lintas sektor, dan meningkatkan kolaborasi dengan masyarakat serta pelaku usaha lokal agar pembangunan ekonomi berbasis potensi daerah dapat berjalan efektif dan berkelanjutan
No other version available