Text
PENGARUH PENAMBAHAN SPENT BLEACHING EARTH (SBE) DAN GARAM DAPUR (NaCl) TERHADAP NILAI CBR PADA STABILISASI TANAH GAMBUT
Spent Bleaching Earth (SBE) merupakan limbah padat hasil proses pemurnian (refining) minyak kelapa sawit, yang dihasilkan selama tahap bleaching untuk menyerap pigmen, kotoran, dan zat pengotor lainnya menggunakan tanah liat aktif. Di Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar dunia, industri ini menghasilkan jutaan ton SBE setiap tahun, yang kaya kandungan silika, alumina, dan minyak tersisa, tetapi sering kali terbuang sia-sia dan menimbulkan masalah lingkungan seperti pencemaran tanah dan air. Karena sifat pozzolanik dan kemampuan mengikat airnya, SBE berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan stabilisasi tanah organik seperti tanah gambut. Metodologi penelitian mengintegrasikan studi literatur mendalam dan eksperimen laboratorium. Sampel tanah gambut diambil dari lokasi di Jalan Kempas, Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Variasi campuran yang diuji meliputi penambahan SBE sebanyak 20%, 30%, dan 40% terhadap berat kering tanah. Selanjutnya, campuran optimum SBE 40% dikombinasikan dengan garam dapur (NaCl) pada konsentrasi 3%, 5%, dan 7%. Serangkaian pengujian dilakukan, mencakup analisis sifat fisik tanah, uji pemadatan standar (Standard Proctor), serta pengujian CBR pada kondisi unsoaked (0 hari perendaman) dan soaked (4 hari perendaman), sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga CBR dengan nilai minimum CBR Laboratorium sebesar 6% dan SNI 1744:2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah gambut asli memiliki nilai CBR rendah, yaitu 3,70% (unsoaked) dan 3,61% (soaked), yang belum mencapai persyaratan minimum subgrade (CBR ? 6%). Penambahan SBE secara bertahap meningkatkan CBR, dengan nilai optimum pada variasi 40% mencapai 6,87% (unsoaked) dan 6,98% (soaked). Kombinasi lebih lanjut dengan NaCl pada campuran SBE 40% menghasilkan peningkatan maksimal, yaitu 7,37% (unsoaked) dan 6,62% (soaked) pada variasi 7%. Meskipun kondisi soaked menunjukkan penurunan ringan dibandingkan unsoaked, seluruh campuran dengan SBE 40% dan NaCl tetap memenuhi standar. Dengan demikian, komposisi tanah gambut + SBE 40% + NaCl 7% merupakan nilai optimal yang efektif meningkatkan daya dukung tanah, sekaligus memanfaatkan limbah SBE dan garam dapur sebagai alternatif stabilisasi yang ekonomis, efisien, dan ramah lingkungan.
No other version available