Text
PENGARUH PEMANFAATAN ABU BATU SEBAGAI SUBTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON SELF COMPACTING CONCRETE (SCC)
Penggunaan beton sebagai bahan utama dalam konstruksi telah lama dikenal memiliki berbagai keunggulan, dikembangkan teknologi Self-Compacting Concrete (SCC) atau beton mengalir sendiri dengan slump yang tidak segregasi. Beton jenis ini dirancang memiliki kemampuan untuk mengalir secara mandiri dan mengisi seluruh rongga cetakan tanpa memerlukan pemadatan mekanis. Abu batu merupakan limbah yang dihasilkan dari proses pemecahan bongkahan batu pada industri pemecah batu (stone crusher). Material ini berbentuk serbuk halus hingga sangat halus material ini berbeda dengan fly ash, yang berasal dari pecahan batu berukuran kecil akibat proses pemecahan mekanis. Selain menggunakan abu batu untuk memperkecil porositas juga bisa digunakan penambahan bahan tambah superplasticizer jenis sika Viscocrete 3115 N, yang berfungsi untuk mengurangi jumlah air yang mana kandungan zat tersebut dapat mendispersikan molekul semen menjadi lebih merata sehingga mengahasilkan reaksi hidrasi beton yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui varivsi campuran abu batu dan sika viscocrete 3115N yang menghasilkan kuat tekan paling maksimum pada beton SCC variasi abu batu 0%, 20%, 30% dan 40% serta viscocrete 1% secara konstan setiap variasi . Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat berupa abu batu menjadi alternatif bahan kontruksi dan membantu pemahaman tentang penggunaan sika viscocrete 3115N. Berdasarkan hasil slump flow, v-funnel, l-box menurut EFNARC didapatkan nilai slump flow rata-rata untuk BASV 0% 730 mm, nilai v-funnel 7,52 detik, nilai l-box 0,95, didapatkan nilai slump flow rata-rata untuk BASV 20% 665 mm, nilai v-funnel 8,34 detik, nilai l-box 0,92, didapatkan nilai slump flow rata-rata untuk BASV 30% 635 mm, nilai v-funnel 9,10 detik, nilai l-box 0,90, didapatkan nilai slump flow rata-rata untuk BASV 40% 625 mm, nilai v-funnel 10,17 detik, nilai l-box 0,87 semakin tinggi variasi abu batu semakin rendah nilai slump flow diperoleh namun masih didalam batas EFNARC. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan SNI 1974:2011, beton control memiliki nilai kuat tekan rata-rata 43,05 Mpa, untuk variasi BASV 0% 47,52 Mpa, untuk BASV 20% 48,05 Mpa, untuk BASV 30% 50,74 Mpa, untuk BASV 40% 53,01 Mpa. Penggunaan abu batu dan sika viscocrete 3115N pada beton SCC dan perendaman beton SCC selama 28 Hari terbukti meningkatkan nilai kuat tekan pada seluruh variasi.
No other version available