ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pemanfaatan Agregat Fosil Kayu Sebagai Pengganti Agregat Kasar pada Campuran Aspal AC BC
Bookmark Share

Text

Pemanfaatan Agregat Fosil Kayu Sebagai Pengganti Agregat Kasar pada Campuran Aspal AC BC"

RAHMAD AFRIANKA - Personal Name; ROZA MILDAWATI - Personal Name;

Material yang sering digunakan sebagai agregat kasar dalam campuran perkerasan lentur adalah batu pecah. Namun, saat ini harga batu pecah relatif mahal dan persediaannya terbatas. Oleh karena itu, peneliti mencoba menggunakan jenis agregat kasar lainnya, yaitu agregat fosil kayu sebagai pengganti agregat kasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan agregat fosil kayu terhadap karakteristik campuran aspal pada perkerasan lentur. Agregat kayu diperoleh dari Desa Pandan wangi, Peranap, Indragiri Hulu, Riau. fosil Penelitian ini menggunakan metode pengujian Marshall yang mengacu pada Spesifikasi Bina Marga 2018, Revisi 2. Variasi persentase pemanfaatan agregat fosil kayu yaitu 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100% terhadap berat total kerikil. Pada penelitian ini diperoleh kadar aspal optimum yaitu 5,25. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan variasi agregat fosil kayu menyebabkan nilai VMA dan VIM cenderung meningkat hingga variasi 75% dan sedikit menurun pada variasi 100%, dengan seluruh nilai VMA memenuhi persyaratan minimum Spesifikasi Bina Marga 2018 Revisi 2, sedangkan nilai VIM hanya memenuhi spesifikasi pada variasi 0% dan 25%. Nilai VFA mengalami penurunan seiring bertambahnya variasi agregat fosil kayu, dengan variasi 75% berada di bawah batas minimum, sementara variasi lainnya masih memenuhi persyaratan. Stabilitas Marshall menurun bertahap dari 1763,11 kg menjadi 1504,56 kg, namun seluruhnya masih berada di atas batas minimum yang disyaratkan. Nilai flow cenderung meningkat, tetapi seluruh variasi masih berada dalam rentang standar. Secara keseluruhan, variasi agregat fosil kayu berpengaruh signifikan terhadap karakteristik Marshall campuran AC-BC, dan penggunaan agregat kasar hingga batas tertentu masih memenuhi persyaratan Spesifikasi Bina Marga 2018 Revisi 2. Kata Kunci : Agregat Kasar, Fosil kayu, Marshall, Spesifikasi Bina Marga 2018, Revisi 2


Availability
#
Teknik Sipil (FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ISLAM RIAU PEKANBARU) Sipil 691.9 Rah p
ETD5068II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Sipil 691.9 Rah p
Language
Indonesia
NPM
213110508
Publisher
Teknik Sipil : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
Marshall
Agregat Kasar
Spesifikasi Bina Marga 2018
Fosil Kayu
Revisi 2
Other Information
Petugas
Ayu Agustina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?