Text
ANALISIS PENGARUH LAJU INJEKSI DAN KONSENTRASI ASAM TERHADAP ETCHED FRACTURE DAN CONDUKTIVITY FRACTURE PADA FORMASI KARBONAT
Formasi karbonat ketat pada Sumur X Lapangan Z memiliki permeabilitas rendah (2,5 mD) dan porositas 14–18,6% sehingga aliran fluida ke sumur terhambat dan memerlukan stimulasi untuk meningkatkan produktivitas.Penelitian ini menganalisis pengaruh laju injeksi dan konsentrasi asam terhadap keberhasilan acid fracturing, khususnya terhadap panjang rekahan dan konduktivitas hasil etching.Model awal divalidasi melalui replikasi desain acuan dengan persentase error 4,25–5,58% pada parameter utama, sehingga dinilai konsisten untuk analisis skenario.Hasil variasi laju injeksi (10–24 bpm) menunjukkan trade-off yang jelas: peningkatan laju injeksi menaikkan Max Hyd Frac Half-Length (237,8?249,0 ft) dan cenderung meningkatkan Etched Frac Half-Length (45,8?63,9 ft), namun menurunkan Average Etched Width (0,146?0,052 in) dan menurunkan Conductivity secara tajam (7666?532 md·ft).Pada laju injeksi konstan 16 bpm, peningkatan konsentrasi asam 10%?20% meningkatkan Average Etched Width (0,085?0,142 in) dan Conductivity (1638?7312 md·ft), dengan kenaikan etched length yang lebih moderat (45,3?54,3 ft).Analisis interaksi kedua parameter menetapkan kombinasi optimum pada konsentrasi asam 20% dan laju injeksi 20 bpm yang menghasilkan Max Hyd Frac Half-Length 246,0 ft, Etched Frac Half-Length 62,8 ft, Average Etched Width 0,120 in, serta Conductivity 5496 md·ft.Dengan demikian, desain optimum memerlukan keseimbangan antara penetrasi asam dipengaruhi laju injeksi dan intensitas etching dipengaruhi konsentrasi agar konduktivitas rekahan tetap tinggi.
No other version available