Text
Strategi Pemilihan Komplesi Potensial Produksi Multi-Layer Pada Lapangan R
Pengembangan sumur baru pada reservoir multi-Layer memerlukan strategi komplesi yang tepat agar potensi produksi dapat dimanfaatkan secara optimal. Perbedaan karakteristik antar lapisan berpengaruh terhadap distribusi aliran dan kinerja produksi sumur. Penelitian ini dilakukan pada Lapangan “R” dengan studi kasus Sumur RA-21ST dan AP-21ST yang akan diproduksikan, bertujuan untuk menentukan strategi komplesi yang paling potensial dalam memaksimalkan laju produksi minyak. Metode penelitian meliputi analisis Swabbing Test untuk memperoleh nilai Productivity Index (PI), penyusunan kurva Inflow Performance Relationship (IPR) dan Vertical Lift Performance (VLP), serta analisis nodal menggunakan software PIPESIM. Analisis dilakukan pada skenario Single Completion dan Commingle completion. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada skenario Single Completion, Sumur RA-21ST menghasilkan laju produksi sebesar 1775,682 STB/day untuk Layer 1 dan 2751,982 STB/day untuk Layer 2, kemudian untuk Sumur AP-21ST menghasilkan 1150,916 STB/day Layer 1, 1693,046 STB/day Layer 2, dan 1214,87 STB/day Layer 3. Pada skenario Commingle completion, Sumur RA-21ST menghasilkan laju produksi total sebesar 4377,289 STB/day, kemudian untuk Sumur AP-21ST menghasilkan 1748 STB/day. Dibandingkan dengan skenario Single Completion, Commingle completion mampu memberikan laju produksi total yang lebih tinggi dan masih berada dalam batas operasi yang aman, sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi Commingle completion merupakan pilihan komplesi yang paling potensial untuk diterapkan pada Lapangan “R”.
No other version available