Text
ANALISIS PERFORMANCE BLOWOUT PREVENTER PADA RIG DI SUMUR X LAPANGAN Y BERDASARKAN DATA UJI DEGRADATION TEST : METODE REABILITY MTBF – MTTR
Drilling merupakan operasional paling utama dalam industri migas yang berfungsi untuk membuat akses ke reservoir hidrokarbon di bawah permukaan bumi. Karena bekerja dengan tekanan dan temperatur tinggi, Blowout Preventer (BOP) berperan sebagai bagian dalam mencegah semburan liar, penggunaan BOP berpengaruh terhadap rubber packing element. penurunan elastisitas material karet akibat penggunaan berulang dan pressure selama operasional, melalui Degradation Test dapat diketahui waktu respons penutupan BOP. Selain itu, keandalan sistem diukur menggunakan parameter Mean Time Between Failure (MTBF), Mean Time To Repair (MTTR), dan Availability serta penerapan model Arrhenius untuk memprediksi sisa umur pakai material Nitrile Butadiene Rubber (NBR). Hasil pengujian pada Rig ARJ#01 menunjukkan terjadinya penurunan performa secara bertahap, di mana waktu penutupan Annular Preventer meningkat dari 23 detik pada April 2025 menjadi 27 detik pada Oktober 2025. Meskipun masih memenuhi standar API RP 53 (maksimal 30 detik), tren peningkatan ini menunjukkan adanya degradasi material yang signifikan. Berdasarkan perhitungan model Arrhenius, pada suhu operasional 75°C, material karet diprediksi mengalami degradasi 20% dalam waktu 9 bulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengawasan terhadap waktu penutupan alat secara berkala sangat efektif untuk menentukan jadwal penggantian komponen secara tepat
No other version available