Text
DESAIN STRUKTUR BETON BERTULANG DENGAN METODE SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS PADA PROYEK PERLUASAN GEDUNG PERPUSTAKAAN KOTA BANGKINANG
Indonesia merupakan negara yang berada di pertemuan lempeng, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik dan Lempeng Indo – Australia yang menjadikan Indonesia salah satu negara yang rawan terhadap gempa bumi, sehingga dalam mendesain struktur juga harus sangat memperhatikan metode sistem rangka pemikul momen yang akan digunakan dalam merancang suatu struktur. Pemilihan sistem rangka pemikul momen ditentukan sesuai dengan lokasi perencanaan yang didukung dengan data percepatan respon spektra. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menghasilkan perbandingan desain struktur beton bertulang khususnya pada analisis penulangan yang masing-masing direncanakan menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB) dan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dengan menggunakan standar SNI 2847-2019, terutama pada elemen struktur utama seperti balok, kolom, pelat lantai dan pelat dak atap. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menggunakan data-data sekunder berupa gambar perencanaan terutama gambar as built drawing dan data-data pendukung penelitian lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil struktur sudah memenuhi ketentuan persyaratan desain SRPMK, terkait persyaratan strong column – weak beam (SCWB) dan hubungan balok kolom. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain struktur dengan SRPMK menghasilkan struktur yang jauh lebih daktail. Namun, hal ini dicapai dengan konsekuensi desain berupa dimensi yang lebih besar dan kebutuhan tulangan yang harus diperbanyak akibat dari persyaratan yang harus dipenuhi dibandingkan dengan menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB).
No other version available