Text
PENGARUH BEBERAPA MODEL GRAFTING DAN WARNA SUNGKUP TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNG PUCUK ALPUKAT (Persea americana)
Penelitian berjudul pengaruh beberapa model grafting dan warna sungkup terhadap keberhasilan sambung pucuk alpukat (Persea americana), bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi maupun utama beberapa model grafting dan warna sungkup terhadap keberhasilan sambung pucuk alpukat. Penelitian telah dilaksanakan di Kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru, selama 5 bulan terhitung dari bulan April sampai Agustus 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah beberapa model sambungan yang terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu baji, sambatan, lidah, kulit dan samping, sedangkan faktor kedua adalah warna sungkup yang terdiri dari 6 taraf yaitu warna bening, kuning, hijau, biru, putih dan ungu, sehingga terdapat 30 kombinasi perlakuan dengan 2 ulangan maka terdapat 60 unit percobaan. Parameter yang diamati yaitu presentase tumbuh, tinggi batang atas, diameter entres, panjang tunas, jumlah daun dan kadar klorofil daun. Data pengamatan dianalisis dan dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh interaksi model sambungan dan warna sungkup nyata terhadap presentase tumbuh tanaman alpukat, tinggi batang atas, panjang tunas dan jumlah daun. Perlakuan terbaik terdapat pada kombinasi model sambungan baji dan warna sungkup putih. Pengaruh utama model sambungan nyata terhadap semua parameter pengamatan, perlakuan terbaik adalah model sambungan baji. Pengaruh utama warna sungkup nyata terhadap semua parameter pengamatan, perlakuan terbaik adalah warna sungkup putih. Untuk meningkatkan keberhasilan sambung pucuk alpukat, disarankan menggunakan model sambungan baji dengan penerapan sungkup berwarna putih.
No other version available