Text
Proses Penyesuaian Diri Mahasiswa Antarsuku di Lingkungan Indekos Multikuktural
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses penyesuaian diri mahasiswa antarsuku dalam berinteraksi dan hidup bersama di lingkungan indekos yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda. Penelitian ini menggunakan An Integrative Theory of Communication and Cross-Cultural Adaptation (Stress-Adaptation-Growth) yang menjelaskan tahapan penyesuaian diri individu ketika menghadapi perbedaan budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur. Informan dalam penelitian ini merupakan mahasiswa yang berasal dari suku Jawa, Batak, Melayu, Minang, Sunda dan telah tinggal di lingkungan indekos multikultural minimal satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyesuaian diri mahasiswa berlangsung melalui beberapa tahapan. Pada tahap stress, mahasiswa mengalami ketidaknyamanan akibat perbedaan bahasa, kebiasaan, dan karakter antar penghuni indekos. Pada tahap adaptation, mahasiswa mulai menyesuaikan diri melalui komunikasi, toleransi, serta sikap saling memahami antar sesama penghuni indekos. Selanjutnya pada tahap growth, mahasiswa menunjukkan perkembangan dalam memahami perbedaan budaya, meningkatkan sikap toleransi, serta mampu membangun hubungan sosial yang lebih harmonis di lingkungan indekos multikultural.
No other version available