Text
PENGARUH REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI DISIPLIN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN PELALAWAN
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja pegawai melalui disiplin kerja sebagai variabel intervening pada Satuan Tugas Penurunan Stunting Kabupaten Pelalawan. Kinerja pegawai yang optimal menjadi faktor penting dalam keberhasilan program penurunan stunting, sehingga pemahaman terhadap pengaruh insentif dan efek korektif punishment melalui disiplin kerja sangat diperlukan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Satuan Tugas Penurunan Stunting, dan sampel diambil dengan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan reward berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja (t = 2,273; p = 0,023) dan disiplin kerja (t = 9,267; p = 0,000), sedangkan punishment juga berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja (t = 2,924; p = 0,004) dan disiplin kerja (t = 3,743; p = 0,000). Disiplin kerja terbukti menjadi variabel intervening yang memperkuat pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja pegawai (t = 5,059; p = 0,000). Temuan ini menegaskan bahwa penerapan sistem reward dan punishment yang adil, konsisten, dan terukur, serta peningkatan disiplin kerja, berperan penting dalam meningkatkan kinerja pegawai. Implikasi penelitian ini menekankan strategi manajemen SDM yang terintegrasi untuk mendukung pencapaian target penurunan stunting di Kabupaten Pelalawan. Kata kunci: reward, punishment, disiplin kerja, kinerja pegawai, penurunan stunting.
No other version available