Text
PENGARUH JOB INSECURITY TERHADAP BURNOUT PADA PEKERJA TIDAK TETAP
Status PTT rentan menimbulkan berbagai masalah psikologis seperti burnout. PTT menghadapi situasi dan kondisi dalam lingkungan kerja yang tidak selamanya berpihak secara adil. Tekanan konstan yang terus menerus mereka dapatkan ditambah dengan ketiadaan jaminan masa depan, sehingga menyebabkan timbulnya burnout. burnout merupakan kondisi kronis yang terkait dengan stres psikis berulang, ditandai oleh kelelahan fisik dan mental yang intens, serta emosi negatif seperti frustrasi dan kelelahan emosional. burnout yang tinggi di sebabkan karna perasaan tidak amannya individu terhadap pekerjaannya. fenomena (burnout) ini seringkali berakar pada satu anteseden utama: ketidakpastian kerja (job insecurity). Secara teoritis, job insecurity (ketidakpastian kerja) memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap burnout (kejenuhan kerja). Populasi pada penelitian ini adalah para Pegawai tidak tetap di instansi Pemerintahan Provinsi Riau dengan jumlah 19.690. sampel penelitian berjumlah 250 responden. Teknik sampling yang digunakan ada random sampling. Penelitian dilakukan menggunakan instrumen skala job insecurity dan burnout. hasil analisis data yang telah dilakukan maka untuk pengujian hipotesis dengan uji regresi sederhana diketahui bahwa job insecurity memiliki pengaruh terhadap burnout hal ini terlihat dengan nilai signifikan parameter sebesar 0.000. dengan nilai determinasi R sebesar 0,521 atau dapat dikatakan bahwa pengaruh job insecurity terhadap burnout sebesar 27,1%.
No other version available