Text
Pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap kualitas tidur pada mahasiswa pekanbaru
Penggunaan smartphone dalam waktu lama untuk bermain aplikasi di media sosial mengakibatkan seseorang memerlukan waktu lebih lambat untuk tertidur. Penggunaan media sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas tidur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dan kualitas tidur pada mahasiswa di Pekanbaru. Populasi adalah mahasiswa di Pekanbaru berjumlah 116.095 Mahasiswa. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 100 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Skala yang digunakan untuk mengukur intensitas penggunaan media sosial dalam penelitian ini adalah skala hasil adaptasi modifikasi yang dikembangkan oleh Ardari (2016) yang digunakan sebagai dasar penyusunan intensitas penggunaan media sosial terdiri dari 30 aitem. Skala Instrument yang digunakan dalam pengukuran kualitas tidur adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) yang telah dikembangkan oleh ????? Ardari (2016) yang digunakan sebagai dasar penyusunan intensitas penggunaan media sosial terdiri dari 30 aitem. Skala Instrument yang digunakan dalam pengukuran kualitas tidur adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) yang telah dikembangkan oleh Contreras et al., (2014). Berdasarkan hasil penelitian diketahui nilai t hitung = 8,551 > t tabel atau Sig. (0,000). Dengan demikian diketahui nilai t hitung = 8,551 > t tabel 2,345; p (0,000) < 0,05 dan nilai koefisien regresi -0,658. Dengan demikian dapat di artikan bahwa Intensitas Penggunaan Media Sosial berpengaruh negatif terhadap kualitas tidur. Semakin tinggi Intensitas Penggunaan Media Sosial akan semakin rendah kualitas tidur dan sebaliknya, semakin rendah Intensitas Penggunaan Media Sosial maka kualitas tidur akan semakin rendah. Contreras et al., (2014). Berdasarkan hasil penelitian diketahui nilai t hitung = 8,551 > t tabel atau Sig. (0,000). Dengan demikian diketahui nilai t hitung = 8,551 > t tabel 2,345; p (0,000) < 0,05 dan nilai koefisien regresi -0,658. Dengan demikian dapat di artikan bahwa Intensitas Penggunaan Media Sosial berpengaruh negatif terhadap kualitas tidur. Semakin tinggi Intensitas Penggunaan Media Sosial akan semakin rendah kualitas tidur dan sebaliknya, semakin rendah Intensitas Penggunaan Media Sosial maka kualitas tidur akan semakin rendah.
No other version available