Text
Analisis Perbandingan Perancangan Underbalanced Drilling Antara Fluida Aerasi Dan Foam Pada Sumur Panas Bumi X Menggunakan Drilling Simulator
Sumur panas bumi “X” memiliki karakteristik tekanan formasi yang cenderung rendah dan banyak memiliki rekahan alami, sehingga operasi pengeboran rentan mengalami terjadinya influx, Lost circulation, serta ketidakstabilan tekanan jika sistem fluida tidak dirancang dengan tepat. Kondisi tersebut menjadi tantangan utama dalam mencapai kondisi underbalanced yang aman, terutama ketika memilih jenis fluida dua fase seperti aerated dan foam, aerated yang memiliki keunggulan bisa menjaga tekanan bawah sumur dan foam memiliki keunggulan menjaga stabilitas tekanan sumur. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk merancang serta menganalisis performa kedua jenis fluida tersebut terhadap kestabilan tekanan bawah sumur dan kemampuan pengangkutan cutting menggunakan perangkat lunak simulasi hidrolika pemboran Landmark WellPlan. Data yang digunakan meliputi data tekanan, temperatur, properti fluida, geometri sumur dan data cutting. Proses analisis mencakup perancangan parameter UBD, perhitungan BHCP, penentuan window gas-liquid rate, serta evaluasi cutting transport ratio (CTR) berdasarkan variasi foam quality dan gas injection rate. Simulasi dilakukan pada beberapa skenario untuk mendapatkan kombinasi parameter yang menghasilkan kondisi underbalanced yang stabil dan aman. Perbandingan dilakukan pada parameter tekanan, aliran dua fase, efisiensi pengangkatan cutting. Berdasarkan hasil analisis, fluida aerated menunjukkan penurunan densitas yang signifikan seiring peningkatan injeksi gas. Namun kondisi ini menghasilkan fluktuasi BHCP yang lebih besar dan berpotensi menurunkan stabilitas hidrolika. Sebaliknya, fluida foam memiliki kemampuan untuk menjaga keseragaman aliran sehingga mampu mempertahankan tekanan yang lebih stabil serta meningkatkan kemampuan pengangkutan cutting dan foam juga memiliki output yang ideal untuk melakukan undrbalanced drilling dengan kombinasi pump rate 800 gpm dan gas injection rate 1100 scfm dengan foam quality 72% menghasilkan BHCP sebesar 2747 psi selsih 3 psi dari target pressure yang mengindikasikan bahwa lost circulation dapat terhindarkan dan cutting transport ratio 91-93% yang mengindikasikan cutting terangkat dengan baik. Dengan desain parameter yang tepat, penggunaan foam terbukti lebih efektif dan aman untuk operasi underbalanced pada sumur panas bumi “X” dibandingkan aerated drilling.
No other version available