Text
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS DENGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM RIAU PENGGUNA SHOPEE PAYLATER
Perkembangan teknologi telah mengubah pola konsumsi mahasiswa melalui kemudahan akses e-commerce seperti Shopee. Fitur Shopee PayLater yang menawarkan sistem “beli sekarang, bayar nanti” meningkatkan aktivitas belanja, namun juga berpotensi memunculkan perilaku konsumtif, terutama dipengaruhi oleh konformitas terhadap kelompok sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas dengan perilaku konsumtif pada mahasiswa Universitas Islam Riau pengguna Shopee PayLater. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel berjumlah 100 responden ditentukan menggunakan rumus Cochran dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala konformitas dan perilaku konsumtif yang diadopsi dari Apriannur (2025) serta telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa perilaku konsumtif berdistribusi normal (sig = 0,129 > 0,05), sedangkan konformitas tidak berdistribusi normal (sig = 0,000 < 0,05). Uji linearitas menunjukkan hubungan linear (F = 42,894; sig = 0,000 < 0,05). Oleh karena itu, digunakan uji korelasi Spearman Rank dengan hasil koefisien sebesar 0,352 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara konformitas dengan perilaku konsumtif. Artinya, semakin tinggi konformitas, semakin tinggi pula perilaku konsumtif mahasiswa pengguna Shopee PayLater, dan sebaliknya.
No other version available