Text
PENGALAMAN SISWI PEREMPUAN DALAM MENGHADAPI BODY SHAMING DI SMPN X DAYUN
PENGALAMAN SISWI PEREMPUAN DALAM MENGHADAPI BODY SHAMING DI SMPN X DAYUN DEVI OKTAVIA 228110337 FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS ISLAM RIAU ABSTRAK Body shaming merupakan perilaku memberikan komentar negatif atau merendahkan terhadap penampilan fisik seseorang yang dapat berdampak pada kondisi psikologis individu. Fenomena ini sering terjadi pada remaja, khususnya di lingkungan sekolah yang menjadi ruang interaksi sosial utama bagi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman siswi perempuan dalam menghadapi body shaming di SMPN X Dayun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian adalah tiga orang siswi perempuan berusia 12–15 tahun yang pernah mengalami body shaming di lingkungan sekolah. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman body shaming memberikan dampak yang kompleks terhadap kehidupan remaja perempuan. Dampak tersebut meliputi aspek fisik berupa ketidakpuasan terhadap citra tubuh, aspek psikologis seperti perasaan sedih, malu, dan penurunan harga diri, serta aspek sosial berupa kecenderungan menarik diri dari lingkungan. Body shaming yang dialami informan sebagian besar berasal dari teman sebaya di lingkungan sekolah dan diperkuat oleh standar kecantikan yang berkembang di masyarakat maupun media sosial. Selain itu, informan menunjukkan berbagai strategi coping dalam menghadapi pengalaman tersebut, seperti menyendiri, menangis, hingga mulai mencari dukungan sosial dari orang terdekat. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa body shaming bukan hanya pengalaman sesaat, tetapi dapat memberikan dampak psikologis yang mendalam terhadap perkembangan remaja perempuan.
No other version available