Text
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Kelapa Sawit Swadaya Dikecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar Provinsi Riau.
JEFFRY RAYA KARO KARO (214210097), Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Kelapa Sawit Swadaya Dikecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar Provinsi Riau, di bawah bimbingan bapak Prof. Dr. Ir. UP Ismail, M.Agr. Produktivitas kelapa sawit menggambarkan semakin banyak petani yang yang melakukan usahatani kelapa sawit, yang disebabkan adanya peningkatan kesejahteraan karena dipengaruhi oleh harga sawit yang cenderung konstan bahkan naik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) Karakteristik petani kelapa sawit, 2) Penggunaan faktor produksi, biaya, produksi, pendapatan dan efisiensi usahatani kelapa sawit, 3) Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan dengan metode survei, dengan responden yang dipilih secara sengaja dengan kriteria petani swadaya yang memiliki kebun kelapa sawit berusia produktif (10-20 tahun) di Kecamatan Perhenian Raja, penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-September 2025. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Karakteristik petani memiliki rata-rata umur 47,06 tahun, rata -rata tingkat pendidikan petani yaitu 11,80 tahun (SMA), rata-rata jumlah anggota keluarga petani 4 orang dan pengalaman petani dalam berusahatani kelapa sawit yaitu 13,12 tahun. Rata-rata luas lahan petani yaitu seluas 3,8 Ha. (2) Penggunaan faktor produktivits diketahui bahwa rata-rata jumlah tanaman yang digunakan sebanyak 501,60 pokok, pupuk dolomit 1.376,73 kg dan urea 1.390,05 kg; pestisida gramoxon 5,85 liter, dan round-up 6,83 liter; dan tenaga kerja sebanyak 16 HKP, dan alat yang digunakan yaitu (satu set egrek, angkong, gancu, dodos, mesin rumput/babat, keranjang, sprayer, canol, sepatu boot dan sepeda motor) masing-masing sebanyak 1 unit. Rata-rata biaya produksi yaitu senilai Rp 9.393.671/ha/tahun, (terdiri atas biaya variabel Rp 8.883.161/ha/tahun, dan biaya tetap Rp 510.509/ha/tahun); Rata- rata produktivitas TBS yaitu sebanyak 14.713 kg/ha/tahun, dengan harga jual senilai Rp 2.600/kg TBS; pendapatan kotor yaitu sebesar Rp 38.713.672/ha/tahun, sedangkan pendapatan bersih diperoleh sebesar Rp 29.320.001/ha/tahun; di peroleh efisiensi atau RCR sebesar 3,89, artinya usahatani kelapa sawit tersebut menguntungkan dan layak untuk diusahakan. (3) Faktor– faktor berpengaruh nyata (signifikan) terhadap produkivitas kelapa sawit di Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar adalah umur tanaman, tenaga kerja dan pupuk dolomit. Sedangkan Jumlah Tanaman, pupuk urea petisida Gramoxone dan round up tidak signifikan terhadap produksi kelapa sawit.
No other version available