Text
Analisis Kelayakan Finansial pada Usaha Pembibitan Ikan Patin Edi Jeep di Kelurahan Tangkerang Timur Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru
Usaha pembibitan ikan patin dapat mendorong pertumbugan ekonomi lokal dan meningkatkan pendapatan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: 1) Karakteristik pengusaha dan profil usaha, 2) Usaha pembibitan ikan patin Edi Jeep 3) Kelayakan finansial pada usaha pembibitan ikan patin Edi Jeep 4) Upaya pengembangan usaha pembibitan ikan patin Edi Jeep. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei dikelurahan Tengkerang Timur Kecamatan Tenayan Raya dengan sampel 4 responden. Metode analisis yang digunakan yakni metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Karakteristik pengusaha menunjukkan bahwa umur pengusaha 61 tahun dan rata rata umur tenaga kerja 28 tahun, lama tingkat pendidikan yaitu pengusaha 6 tahun dan tenaga kerja 12 tahun, pengalaman berusaha pengusaha yakni 30 tahun dan tenaga kerja 9 tahun, jumlah tanggungan keluarga pengusaha 2 orang dan tenaga kerja 0 orang. Profil usaha pembibitan ikan patin Edi Jeep yaitu skala usahanya kecil, permodalan berasal modal sendiri dengan jumlah tenaga kerja 3 orang. 2) teknologi produksi: terdiri dari penyiapan kolam, seleksi indukan, pemijahan, penetasan, pendederan yang diabgi 2 tahap lalu seleksi ukuran kemudian dilanjutkan pemeliharaan dan terakhir panen namun pada praktek dilapangan banyak sekali kegiatan tersebut yang tidak sesuai dengan teori dan beberapa yang harusnya ada takaran yang pas tapi dilapangan diberikan takarann yang tidak sesuai. 3) total biaya produksi pada usaha pembibitan ikan patin Edi Jeep yaitu Rp 356.156.743/tahun yang didominasi oleh tenaga kerja dengan biaya 195.144.000/tahun, dengan produksi 4.000.000ekor/tahun dan pendapatan kotor 680.000.000 dengan keuntungan 323.843.257 dengan RCR 1,91 4) analisis kelayakan finansial: NPV Rp 2.313.073.280, BCR 1,50, IRR 46%, dan PP 3,5 untuk semua hasil rasio usaha pembibitan ikan patin Edi Jeep dikatakan layak, analisis sensitivitaas: produksi turun 5%: NPV Rp 1.964.329.172, BCR 1,19, IRR 40%, dan PP 3,8, naiknya biaya operasional 5%: NVP Rp 2.155.641.412, BCR 1,21, IRR 43%, dan PP 3,6. 5) Upaya pengembangan pada usaha pembibitan ikan patin Edi Jeep yakni mendokumentasikan seluruh pengalaman pengusaha agar kedepannya bisa menjadi SOP bagi anak anaknya agar bisa tetap mengembangkan usahanya, bisa lebih fleksibel dalam menggunakan pakan alternatif agar bisa menekan cost saat harga pelet naik, dan menggunakan peralatan peralatan yang memiliki umur ekonomis yang lebih panjang untuk bisa menghemat biaya investasi untuk jangka panjang.
No other version available