Text
Pengeluaran Rumahtangga Petani Padi di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Pengeluaran rumahtangga adalah semua pengeluaran yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan rumahtangga. Secara garis besar pengeluaran rumahtangga dapat dikelompokkan dalam dua kategori, yaitu pengeluaran pangan dan non pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1.) karakteristik petani padi di Kabupaten Kampar. 2.) struktur pendapatan dan pengeluaran rumahtangga petani padi di Kabupaten Kampar. 3.) faktor dominan yang mempengaruhi pengeluaran rumahtangga petani padi di Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan metode survei yang dilaksanakan di Kabupaten Kampar. Pengambilan sampel dilakukan pada empat kecamatan, yaitu Kecamatan Kampar Kiri, Kecamatan Kampar, Kecamatan Bangkinang, dan Kecamatan Kuok. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan, yaitu dari bulan Juli sampai dengan Desember 2025. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) karakteristik petani padi di Kabupaten Kampar memiliki rata-rata umur 50 tahun yang termasuk dalam usia produktif, rata-rata lama pendidikan 12 tahun (SMA), rata-rata pengalaman berusahatani 17 tahun, dan rata-rata jumlah anggota keluarga sebanyak 3 jiwa; (2) struktur pendapatan rumahtangga petani padi berasal dari pendapatan usahatani padi, pendapatan pertanian lainnya, dan pendapatan non usahatani, dengan pendapatan terbesar berasal dari pendapatan pertanian lainnya sebesar 26,86% persen. Pengeluaran rumahtangga petani terdiri dari pengeluaran pangan dan non pangan, dengan pengeluaran terbesar adalah pengeluaran pangan sebesar 55 persen dan (3) secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran rumahtangga petani padi. Secara parsial, variabel pendapatan, jumlah anggota keluarga, tabungan dan aset berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran rumahtangga petani padi. Sementara itu, lama pendidikan istri tidak berpengaruh signifikan. Respon pengeluaran rumahtangga terhadap perubahan pendapatan bersifat elastis, sedangkan respon terhadap jumlah anggota keluarga, tabungan dan aset bersifat inelastis, hal ini menunjukkan bahwa perubahan pada jumlah anggota keluarga, tabungan dan aset tidak memberikan perubahan yang besar terhadap pengeluaran rumahtangga petani padi.
No other version available