Text
Analisis perbandingan keberhasilan usaha sebelum dan setelah menggunakan QRIS (studi kasus pada UMKM di Taman kota kecamatan Tembilahan kota,kab Indragiri hilir)
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan keberhasilan usaha secara berkelanjutan. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mendorong transformasi digital UMKM adalah melalui penerapan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) sebagai sistem pembayaran digital nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan keberhasilan usaha UMKM sebelum dansaat menggunakan QRIS di Taman Kota, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Keberhasilan usaha diukur melalui tujuh indikator, yaitu akumulasi modal, jumlah produksi, jumlah pelanggan, perluasan usaha, perluasan daerah pemasaran, perbaikan sarana fisik, dan pendapatan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Sampel penelitian berjumlah 70 UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator keberhasilan usaha mengalami peningkatan yang signifikan setelah penggunaan QRIS, dengan nilai signifikansi < 0,05. Peningkatan paling menonjol terjadi pada diversifikasi produk, jumlah pelanggan tetap, serta pendapatan dan keuntungan usaha. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan QRIS tidak hanya berdampak pada kemudahan transaksi, tetapi juga berkontribusi secara nyata terhadap peningkatan keberhasilan usaha UMKM secara menyeluruh. Dengan demikian, QRIS dapat menjadi instrumen strategis dalam mendukung transformasi digital dan penguatan daya saing UMKM di tingkat daerah.
No other version available