Text
INTERNASIONALISASI PENDIDIKAN TINGGI SEBAGAI SUMBER SOFT POWER: STUDI KASUS MALAYSIA
Penelitian ini menganalisis internasionalisasi pendidikan tinggi Malaysia sebagai instrumen strategis soft power dalam hubungan internasional. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka teoretis konstruktivisme, soft power, diplomasi pendidikan, dan multitrack diplomacy, data diperoleh melalui wawancara dengan Konsulat Jenderal Malaysia di Pekanbaru, kuesioner terhadap 25 mahasiswa internasional, serta dokumen kebijakan dan statistik internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Malaysia secara sistematis mengonstruksi identitas sebagai "Global Education Hub" melalui rekayasa normatif yang menekankan keunggulan kualitas, keterjangkauan, inklusivitas, dan harmoni multikultural yang diartikulasikan dalam Malaysia Education Blueprint (Higher Education) 2015-2025. Strategi implementasi dilakukan melalui model multitrack diplomacy yang mensinergikan jalur formal pemerintahan dengan jaringan mobilitas mahasiswa sebagai diplomat informal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internasionalisasi pendidikan tinggi Malaysia memiliki potensi besar sebagai sumber soft power, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kemampuan seluruh aktor untuk berbenah. Tantangan struktural seperti terbatasnya peluang kerja pasca studi, kualitas pengajaran yang belum merata, kompleksitas birokrasi administratif, serta ketidaksetaraan perlakuan antara mahasiswa lokal dan internasional menjadi faktor krusial yang harus diperbaiki guna menyelaraskan citra yang diproyeksikan dengan pengalaman nyata mahasiswa di lapangan.
No other version available