Text
Analisis Kebijakan Luar Negeri Pemerintah Polandia Dalam Merespon Isu Weaponized Migration Dari Belarus: Studi Kasus Krisis Imigran Ilegal di Wilayah Perbatasan Polandia-Belarus Periode 2021-2025
Penelitian ini mengkaji kebijakan luar negeri pemerintah Polandia dalam merespons fenomena weaponized migration yang dilakukan oleh Belarus pada periode 2021–2025. Weaponized migration merupakan praktik penggunaan arus migrasi secara sengaja sebagai instrumen tekanan politik dalam kerangka perang hibrida (hybrid warfare) untuk mencapai tujuan geopolitik tertentu. Krisis ini dipicu oleh sanksi Uni Eropa terhadap rezim Alexander Lukashenko pasca pemilu Belarus tahun 2020 yang dinilai curang, yang mendorong pemerintah Belarus secara aktif memfasilitasi masuknya migran dari Timur Tengah dan Afrika menuju perbatasan Polandia sebagai bentuk balasan diplomatik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kebijakan keamanan perbatasan yang diterapkan oleh pemerintah Polandia dalam merespons fenomena weaponized migration yang dilakukan oleh Belarus pada periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan dianalisis menggunakan perspektif Behavioralisme serta Teori Pengambilan Keputusan Politik Luar Negeri (Foreign Policy Decision-Making) model aktor rasional Graham T. Allison. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dari berbagai sumber sekunder berupa laporan lembaga internasional, dokumen kebijakan, serta publikasi ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Polandia, baik di bawah kepemimpinan koalisi konservatif Partai PiS maupun pemerintahan Donald Tusk, secara konsisten menerapkan kebijakan keamanan perbatasan yang ketat, meliputi pengerahan militer, pembangunan pagar fisik permanen, penetapan keadaan darurat di wilayah perbatasan, serta penguatan koordinasi diplomatik dengan Uni Eropa. Keputusan kebijakan tersebut tidak hanya didasarkan pada kalkulasi keamanan nasional secara rasional, tetapi juga dipengaruhi oleh persepsi ancaman, dinamika politik domestik, dan pengalaman historis Polandia terhadap isu migrasi. Penelitian ini menegaskan bahwa weaponized migration merupakan ancaman keamanan non-tradisional yang serius dan memerlukan respons kebijakan yang komprehensif dari negara yang menjadi sasaran.
No other version available