Text
Hubungan Online Self-Presentation dengan Digital Well-Being Pada Generasi Z
Digital well-being merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan individu di era modern, khususnya pada Generasi Z yang memiliki intensitas tinggi dalam penggunaan media sosial. Dalam konteks ini, kemampuan individu dalam online self-presentation menjadi salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan tingkat digital well-being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara online self-presentation dengan digital well-being pada Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 190.040 orang dengan sampel penelitian berjumlah 128 responden yang merupakan mahasiswa Generasi Z di Kota Pekanbaru berusia 20-29 tahun, yang diperoleh melalui teknik cluster sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala online self-presentation yang disusun oleh Nanda Ariska dengan 13 aitem, serta skala digital well-being yang diadaptasi oleh Ahmad Khoiridhan Masruro dengan 20 aitem pertanyaan. Analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara online self-presentation dengan digital well-being pada Generasi Z nilai signifikansi p = 0,000 < 0,05, dengan nilai koefisien r = 0.311 Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi online self-presentation, maka semakin tinggi pula tingkat digital well-being pada individu. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan kajian psikologi media dan psikologi positif khususnya perilaku digital, well-being di era teknologi dan menjadi refrensi dalam merancang strategi untuk meningkatan digital well-being pada Generasi Z.
No other version available