Text
Komunikasi Persuasif HSE Officer dalam Mengoptimalkan Budaya Keselamatan Kerja pada PT. Mobilkom Telekomindo Riau
Budaya keselamatan kerja merupakan elemen penting dalam organisasi untuk mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan pemahaman karyawan terhadap prosedur keselamatan. Peran HSE officer menjadi krusial, terutama melalui komunikasi persuasif yang mampu memengaruhi sikap dan perilaku karyawan. Sejalan dengan konsep persuasi dari Stephen W. Littlejohn, komunikasi persuasif efektif dalam mendorong perubahan sikap dan perilaku individu maupun kelompok. Penelitian ini bertujuan mengkaji komunikasi persuasif HSE Officer dalam mengoptimalkan budaya keselamatan kerja di PT. Mobilkom Telekomindo serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap HSE Officer, karyawan, serta manajemen perusahaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif dilakukan melalui kegiatan seperti Morning Safety Talk, Toolbox Meeting, HSE Induction, serta briefing sebelum bekerja, dan didukung oleh sarana komunikasi seperti poster, mading keselamatan, buku saku, serta dokumen Job Safety Analysis. Proses pemaknaan pesan keselamatan oleh karyawan mendorong peningkatan kesadaran dan kepatuhan, sehingga berkontribusi dalam pembentukan budaya keselamatan kerja di PT. Mobilkom Telekomindo Riau.
No other version available