Text
PENGARUH ABU JANJANG KELAPA SAWIT DAN PUPUK HAYATI CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI PRE NURSERY
Penelitian tentang Pengaruh Abu Janjang Kelapa Sawit Dan Pupuk Hayati Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pre Nursery. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi dan pengaruh utama abu janjang kelapa sawit dan pupuk hayati cair terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit. Penelitian ini telah dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Air Dingin. Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru selama 4 bulan dari bulan Desember 2025 sampai dengan Maret 2026. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis abu janjang kelapa sawit terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 225, 450 dan 675 g per polibag dan faktor kedua adalah konsentrasi pupuk hayati cair dengan 4 taraf yaitu 0; 7,5; 15; dan 22,5 ml per liter air. Parameter yang diamati yaitu: tinggi tanaman, jumlah pelepah daun, panjang pelepah daun terpanjang, diameter batang, panjang akar dan kandungan klorofil. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh interaksi abu janjang kelapa sawit dan pupuk hayati cair berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, panjang pelepah daun terpanjang, diameter batang, panjang akar dan kandungan klorofil. Perlakuan terbaik terdapat pada dosis abu janjang kelapa sawit 675 g/polibag dengan pupuk hayati cair 22,5 ml/l air. Pengaruh utama abu janjang kelapa sawit nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik terdapat pada dosis abu janjang kelapa sawit 675 g/polibag. Pengaruh utama pupuk hayati cair nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik terdapat pada konsentrasi pupuk hayati cair 22,5 ml/l air.
No other version available