Text
PENGARUH NPK GROWER DAN ABU JANJANG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) VARIETAS DxP SIMALUNGUN DI MAIN NURSERY
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi maupun utama NPK Grower dan Abu Janjang Kelapa Sawit terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Varietas DXP Simalungun di Main Nursery. Penelitian dilaksanakan di Kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, selama 4 bulan mulai Oktober 2025 sampai Januari 2026. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah NPK grower terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0, 20, 40 dan 60 g per polybag, sedangkan faktor kedua adalah Abu janjang kosong kelapa sawit, terdiri dari 4 taraf yaitu 225, 450 dan 675 g per polybag, sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan 3 ulangan, maka terdapat 48 unit percobaan. Parameter yang diamati yaitu, pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah pelepah, pertambahan panjang daun terpanjang, pertambahan diameter batang, jumlah klorofil, volume akar dan akar terpanjang. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilakukan dengan Uji Lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengaruh interaksi NPK grower dan Abu Janjang Kosong Kelapa Sawit nyata terhadap parameter pertambahan tinggi bibit tanaman kelapa sawit, jumlah pelepah duan, panjang pelepah terpanjang, diameter batang, volume akar dan panjang akar. Perlakuan terbaik terdapat pada kombinasi perlakuan NPK grower dosis 60 g/polybag dan Abu Janjang Kosong Kelapa Sawit dosis 450 g/polybag. Pengaruh utama NPK grower nyata terhadap semua parameter pengamatan, perlakuan terbaik pada dosis 60 g/polybag. Pengaruh utama pupuk Abu Janjang Kosong Kelapa Sawit nyata terhadap semua parameter pengamatan, perlakuan terbaik pada dosis 675 g/polybag.
No other version available