Text
Pengaruh Pupuk Kompos Limbah Chipping Batang Kelapa Sawit dan Pupuk NPK 16-16-16 terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Varietas DxP Simalungun di Pre Nursery
Penelitian berjudul Pengaruh Pupuk Kompos Limbah Chipping Batang Kelapa Sawit dan Pupuk NPK 16-16-16 terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Varietas DxP Simalungun di Pre Nursery, bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi maupun utama Kompos Limbah Chipping Batang Kelapa Sawit dan Pupuk NPK 16-16-16 terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Varietas DxP Simalungun di Pre Nursery. Penelitian dilaksanakan di Kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, selama 5 bulan mulai Agustus sampai Desember 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama adalah kompos batang kelapa sawit terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 400, 800 dan 1200 g/polybag, faktor kedua adalah NPK 16-16-16, terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 24, 28 dan 32 g/polybag, sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan 3 ulangan, terdapat 48 unit percobaan. Parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah pelepah, panjang pelepah, diameter batang, volume akar, panjang akar, klorofil daun, berat basah akar, berat kering akar dan biomassa tanaman. Data pengamatan dianalisis dan dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh interaksi kompos batang kelapa sawit dan NPK 16-16-16 nyata terhadap parameter tinggi bibit tanaman kelapa sawit, panjang pelepah, diameter batang, panjang akar, berat basah akar dan berat kering akar. Perlakuan terbaik pada kompos batang kelapa sawit dosis 1200 g/polybag dan NPK 16-16-16 dosis 28 g/polybag. Pengaruh utama kompos batang kelapa sawit nyata terhadap semua parameter pengamatan, perlakuan terbaik pada dosis 1200 g/polybag. Pengaruh utama NPK 16-16-16 nyata terhadap semua parameter pengamatan, perlakuan terbaik pada dosis 32 g/polybag.
No other version available