Text
Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Informasi dan Promosi Sanggar Mahligai Kabupaten Siak Provinsi Riau
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media sosial sebagai sarana informasi dan promosi pada Sanggar Mahligai Kabupaten Siak Provinsi Riau.Perkembangan teknologi digital yang mendorong media sosial menjadi sarana penting dalam penyebaran informasi dan promosi, termasuk pada bidang seni dan budaya. Sanggar Mahligai Kabupaten Siak sebagai lembaga pelestari seni tari Melayu memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan informasi, menarik minat masyarakat, serta mempertahankan eksistensi seni tradisional di tengah perubahan gaya hidup modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Subjek penelitian terdiri atas delapan informan, yaitu ketua sanggar, dua admin media sosial sanggar, dan lima pengikut media sosial sanggar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sanggar Mahligai memanfaatkan media sosial, khususnya Instagram dan TikTok, sebagai sarana utama dalam menyampaikan informasi dan melakukan promosi kegiatan seni. Media sosial digunakan untuk menyebarluaskan informasi mengenai jadwal latihan, pertunjukan seni, pendaftaran anggota baru, serta dokumentasi kegiatan sanggar. Selain itu, media sosial juga berperan dalam memperluas jangkauan promosi, meningkatkan eksistensi sanggar, dan menarik minat generasi muda terhadap seni tari Melayu. Pemanfaatan media sosial oleh Sanggar Mahligai telah sesuai dengan enam karakteristik media sosial menurut Nasrullah, yaitu jaringan, informasi, arsip, interaksi, simulasi sosial, dan konten oleh pengguna. Meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan pengelolaan dan konsistensi unggahan, media sosial terbukti efektif sebagai sarana informasi dan promosi bagi Sanggar Mahligai Kabupaten Siak.
No other version available