Text
Pengalaman Komunikasi Trophy Wife yang Melakukan Self-Surveillance di Media Sosial TIkTok
Media sosial TikTok menjadi ruang bagi perempuan untuk membangun dan menampilkan identitas diri, salah satunya dengan adanya fenomena trophy wife. Dalam proses tersebut, perempuan kerap melakukan self-surveillance, yaitu pengawasan dan pengendalian diri terhadap penampilan, perilaku, dan citra diri di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik trophy wife, praktik self-surveillance, serta pengalaman komunikasi trophy wife di media sosial TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap konten TikTok subjek penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan perspektif konstruktivisme sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trophy wife menampilkan gaya hidup mewah dan citra diri ideal sebagai bentuk representasi status sosial. Praktik self- surveillance terlihat dalam pengelolaan konten, penampilan visual, serta respons terhadap komentar publik. Pengalaman komunikasi yang dialami bersifat ambivalen, antara kepuasan atas validasi sosial dan tekanan untuk selalu tampil sempurna.
No other version available