Text
ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP BAHASA FIGURATIF PADA SEMESTER 5
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan bahasa kiasan di kalangan mahasiswa semester 5 Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Riau, dengan fokus pada kemampuan identifikasi dan interpretasi mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan 57 mahasiswa yang dipilih melalui sampling total. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pilihan ganda yang terdiri dari 40 soal yang mencakup sembilan jenis bahasa kiasan: perbandingan, metafora, personifikasi, hiperbola, understatement, ironi, alusi, sinekdoke, dan metonimia. Data dikumpulkan melalui Google Form dan dianalisis menggunakan perhitungan persentase dan skor rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa secara keseluruhan terhadap bahasa kiasan dikategorikan sebagai Cukup Sering, dengan skor rata-rata 65,8. Di antara jenis-jenis bahasa kiasan, hiperbola adalah yang paling dipahami (87,7%, dikategorikan sebagai Sangat Sering), sedangkan ironi diidentifikasi sebagai yang paling sulit (45,6%, dikategorikan sebagai Jarang). Selain itu, siswa menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam mengidentifikasi bahasa kiasan (72,1%, Sering) dibandingkan dengan menafsirkan maknanya (58,9%, Cukup Sering). Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa masih menghadapi tantangan, terutama dalam menafsirkan makna kiasan yang implisit dan bergantung pada konteks.
No other version available