Text
HUBUNGAN FATHERLESS DENGAN REGULASI EMOSI PADA DEWASA AWAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fatherless dengan regulasi emosi pada dewasa awal. Fatherless dalam penelitian ini dipahami sebagai rendahnya keterlibatan ayah dalam kehidupan individu yang diukur melalui aspek dukungan emosional, perhatian, serta keterlibatan dalam aktivitas anak. Regulasi emosi merupakan kemampuan individu dalam mengenali, memahami, serta mengelola emosi sehingga dapat mengekspresikan emosi secara adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 94 responden yang diperoleh melalui teknik sampling sesuai dengan kriteria penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala fatherless dan skala regulasi emosi. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena salah satu variabel tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara fatherless dengan regulasi emosi dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,678 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hubungan tersebut bersifat negatif dan berada pada kategori kuat, yang menunjukkan bahwa semakin rendah tingkat fatherless dalam kehidupan individu, maka semakin baik kemampuan regulasi emosi yang dimiliki. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara fatherless dengan regulasi emosi pada dewasa awal.
No other version available