Text
Hubungan Antara Empati dengan Penerimaan Sosial Siswa Reguler di Sekolah Inklusi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara empati dengan penerimaan sosial siswa reguler terahadap siswa berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah inklusi. Secara teoritis, penerimaan sosial merujuk pada kemampuan individu untuk menerima dan membangun hubungan positif dengan teman sebaya, sedangkan empati dipahami sebagai kemampuan memahami dan merasakan kondisi emosional orang lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 98 siswa reguler di SDIP YLPI Pekanbaru yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Likert empati dan penerimaan sosial. Uji reliabilitas menunjukkan koefisien Alpha Cronbach sebesar 0,916 pada skala empati dan 0,914 pada skala penerimaan sosial. Analisis data menggunakan korelasi Spearman Rank karena salah satu variabel tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara empati dan penerimaan sosial (r = -0,077; p = 0,449 > 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa empati tidak berhubungan secara signifikan dengan penerimaan sosial siswa reguler terhadap ABK di sekolah inklusi.
No other version available