Text
peran wali nagari sungai kamuyang dalam penyelesaian tindak bullying yang di lakukan oleh remaja
Peran Wali Nagari Sungai Kamunyang dalam Penyelesaian Tindak Bullying Yang dilakukan oleh Remaja ABSTRAK Oleh : Syahrani Rahma Putri Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kasus bullying yang dilakukan oleh remaja di Nagari Sungai Kamunyang yang memerlukan penyelesaian melalui peran pemerintah nagari, khususnya Wali Nagari sebagai pemimpin di tingkat nagari. Bullying yang terjadi di kalangan remaja tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga mempengaruhi hubungan sosial di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif dari Wali Nagari dalam menyelesaikan permasalahan tersebut agar tercipta ketertiban dan keharmonisan di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Wali Nagari Sungai Kamunyang dalam penyelesaian tindak bullying yang dilakukan oleh remaja serta menganalisis penyelesaian tersebut dalam perspektif teori kontrol sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan delapan orang narasumber yaitu Wali Nagari, Kepala Sekolah, Ketua KPAN, Anggota KPAN, pelaku, korban, orang tua pelaku, dan orang tua korban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wali Nagari memiliki peran penting dalam penyelesaian kasus bullying melalui upaya mediasi, pembinaan, pemberian nasihat, serta melibatkan pihak sekolah, keluarga, dan lembaga nagari seperti KPAN. Penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan dengan tujuan memperbaiki perilaku pelaku tanpa merusak hubungan sosial di masyarakat. Dalam perspektif teori kontrol sosial, penyelesaian yang dilakukan oleh Wali Nagari menunjukkan adanya penguatan ikatan sosial melalui pengawasan, penanaman nilai, dan keterlibatan masyarakat sehingga dapat mencegah terjadinya penyimpangan perilaku pada remaja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peran Wali Nagari sangat penting dalam menyelesaikan tindak bullying yang dilakukan oleh remaja, karena melalui pendekatan sosial dan kekeluargaan, konflik dapat diselesaikan tanpa menimbulkan perpecahan di masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah nagari, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap remaja. Kata kunci: Peran Wali Nagari, Bullying, Remaja, Penyelesaian Konflik, Teori Kontrol Sosial.
No other version available