Text
STRATEGI SATPOLAIRUD POLRES KEP. MERANTI DALAM PENCEGAHAN TRANSNASIONAL CRIME PENYELUNDUPAN NARKOTIKA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Kepulauan Meranti dalam mencegah kejahatan transnasional berupa penyelundupan narkotika melalui jalur laut. Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan wilayah kepulauan yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka serta negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, sehingga memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap aktivitas peredaran narkotika lintas negara. Kondisi geografis yang didominasi perairan serta banyaknya pelabuhan tidak resmi menjadi celah yang dimanfaatkan sindikat narkotika internasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan personel Satpolairud dan masyarakat pesisir, observasi lapangan, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kerangka teori yang digunakan adalah Situational Crime Prevention (SCP) yang diimplementasikan melalui pendekatan Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED), meliputi pengawasan alami, pengendalian akses, penguatan teritorial, pemeliharaan lingkungan, dan dukungan aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pencegahan dilakukan melalui patroli laut rutin dan terpadu, pemetaan wilayah rawan, peningkatan koordinasi lintas instansi, serta pembinaan dan edukasi masyarakat pesisir. Namun, implementasi strategi tersebut masih menghadapi kendala berupa keterbatasan armada dan teknologi pengawasan, luasnya wilayah perairan, serta terbatasnya sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi dukungan operasional, integrasi sistem pengawasan maritim, serta penguatan sinergi antarlembaga guna meningkatkan efektivitas pencegahan penyelundupan narkotika transnasional di wilayah Kepulauan Meranti.
No other version available